Rabu, 11 Maret 2009

KE 2 INTI SURAT AL-BAQARAH



KE 2 INTI SURAT SAPI BETINA

Al-Quran adalah petunjuk bagi mereka yang bertakwa

Orang yang taqwa ialah orang yang:
1. Beriman kepada yang gaib
2. Mendirikan shalat
3. Menafkahkan sebagian rezeki yang Tuhan nafkahkan kepadanya
4. Beriman kepada Al-Quran dan kepada kitab-kitab sebelumnya
5. Tetap dalam petunjuk, dan merupakan orang yang beruntung

Orang yang tak pecaya kepada Tuhan:

Dalam surat ini Tuhan menjelaskan apa sifat orang yang tak percaya kepada Tuhan, yaitu biarpun di beri tahu tentang adanya Tuhan atau tidak sama saja bagi mereka ini, mereka memang tidak mau percaya kepada Tuhan

Orang Munafik

Dalam surat ini Tuhan memberi tahu kita tentang adanya orang-orang yang munafik.


Yaitu orang-orang yang apabila di depan kita ia menyatakan setuju dengan apa yang kita yakini tentang Tuhan, tetapi apabila dia berada di belakang kita, ia berkata lain lagi pada kawan-kawannya.
Apabila kita menegur akan pendapatnya atau perbuatannya yang tidak baik, ia mengatakan bahwa apa yang diperbuatnya itu adalah untuk kebaikan semua, walaupun sudah jelas-jelas bertentangan dengan Firman Allah dan Hadis Shahih Muhammad SAW. Dan biasanya ia bersikap arogan lagi, karena merasa dirinya orang yang "terpelajar" dan "terpandang". Apalagi titelnya "profesor-doktor", dan di bela lagi oleh petinggi-petinggi yang oknum dan ormas-ormas yang juga negatif-sekuler.

Selanjutnya Tuhan memerintahkan agar kita semua menyembah Tuhan, agar menjadi orang yang bertakwa.

Tuhan juga menjelaskan di dalam surat Al-Baqarah atau surat Sapi Betina ini bahwa mereka yang berbuat yang diperintahkan Tuhan, akan mendapat balasan berupa:
Sorga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mendapatkan rezeki berupa buah-buahan yang serupa seperti yang biasa kita makan di dunia. ( Akan tetapi jelas dengan kondisi dan rasa yang jauh lebih enak ).

Ketika Tuhan akan menciptakan nabi Adam, maka para malaikat bertanya: "Mengapa Engkau akan membuat manusia yang akan berbuat kerusakan di muka bumi?"
Tapi Tuhan menjawab bahwa Ia lebih tahu dari pada para malaikat.

TAFSIR:
Disini saya penulis blog menafsirkan bahwa dari pertanyaan yang diajukan oleh para malaikat ini di artikan bahwa para malaikat sudah tahu seperti apa kira-kira peri laku manusia baru atau manusia pertama yang bernama Adam nanti apabila sudah diciptakan, saya menafsirkan bahwa pada waktu itu jutaan tahun sebelumnya seperti data-data yang telah ditemukan oleh para ilmuwan kini bahwa manusia purba yang tulang-tulangnya ditemukan oleh para arkeolog usia tulangnya sudah jutaan tahun, berarti jauh sebelum nabi Adam sudah pernah Tuhan menciptakan manusia purba, yang oleh penelitian Darwin dikatakan bentuknya seperti monyet, atau minimal bagian kepalanya seperti gorila. Tetapi manusia purba itu belum di beri perintah oleh Tuhan untuk menyembahNya, karena waktu itu memang belum diciptakan dalam bentuk sempurna seperti Adam, jadi manusia kera belum disebut manusia .Jadi bisa dikatakan masih merupakan binatang dalam bentuk mendekati manusia, atau memang bisa disebut sebagai manusia purba, atau manusia hewan, yang sering berperang dan berbuat kerusakan juga. Sehingga apabila Tuhan menciptakan makhluk yang paling sempurna pada waktu itu yang di beri nama Adam, maka Adam inilah bentuk makluk yang pertama kali disebut manusia, makhluk yang paling sempurna saat ini yang pernah Diciptakan oleh Tuhan. Maka malaikat menyatakan kekhawatirannya kepada Tuhan, bahwa anak turunan Adam walaupun sudah dalam bentuk sempurna masih akan suka berbuat kerusakan juga seperti manusia purba yang telah disaksikan para malaikat selama jutaan tahun sebelum Adam diciptakan, dan para malaikat ini kan abadi jadi sudah hidup jutaan tahun dan sudah biasa menyaksikan semua perilaku makhluk ciptaan Tuhan sebelumnya.

Demikianlah setelah Adam diciptakan, para malaikat Diperintah oleh Tuhan untuk merendahkan diri menghormati Adam, semua malaikat menjalankan perintah itu kecuali Iblis.

Iblis menolak karena merasa dirinya yang di buat dari api oleh Tuhan tidak pantas sujud kepada Adam yang di buat dari tanah. Hingga Iblis dilaknat Tuhan.

TAFSIR:
Penulis blog menafsirkan dan menyimpulkan bahwa hanya dengan menolak satu saja perintah Tuhan, Iblis sudah di hukum Tuhan dengan begitu beratnya, padahal tak ada kejahatan lain Iblis seperti misalnya membunuh, mencuri, korupsi dll. pada waktu itu, bahkan Iblis pada waktu itu termasuk makhluk ahli ibadah kepada Tuhan. Sedangkan manusia sekarang ini apalagi oknum penguasa atau oknum konglomerat sangat banyak berbuat kesalahan, tetapi masih merasa benar saja, sehingga ketika Tuhan menurunkan azab seperti Tsunami, Gempa, kelaparan, wabah penyakit, lumpur Lapindo dll, masih saja bangsa Indonesia tidak mempelajari kemauan Tuhan melalui kitab suci, dan mulai mepelajari terjemahannya, tetapi masih mengandalkan program-program buatan manusia, dan membuat aneka parpol melulu. tanpa melibatkan dan mempelajari apa Kemauan Tuhan, termasuk partai -partai yang membawa nama-nama agama juga tak berniat mempelajari kitab suci., dan membuatnya dalam bentuk undang-undang. Rakyat dibiarkan saja mempelajari isi kitab suci secara sendiri-sendiri. Padahal kita lihat saja bahwa kitab suci Al-Quran dalam bentuk terjemahan, kalau dicetak dalam bentuk buku hard-cover, harganya bisa sampai Rp.100.000,- bahkan ada yang lebih mahal dari itu. Jadi kalau diajarkan dikelas kan guru hanya perlu satu kitab saja, muridnya yang berjumlah 40 tiap kelas dikali beberapa kelas bisa belajar dari 1 kitab suci itu, tetapi kalau disuruh beli sendiri, banyak yang tidak mampu, hingga seumur hidup tak tahu isi kitab suci apalagi mengamalkannya. Kebanyakan mereka membeli Al-Quran dalam bahasa Arab, murah hanya Rp 10.000,- bahkan banyak yang gratis, tapi Pemerintah tidak mengajarkan bahasa Arab pada murid atau pelajar, maka jadilah mereka Islam tak lengkap. ada yang jadi Ahmadiah ada yang jadi nabi palsu dll. Dikira oleh para calon pemimpin itu bahwa mereka akan bisa mensejahterakan bangsa atau rakyatnya melalui slogan dan rencana manusia belaka, tanpa bantuan Tuhan,, dan tidak melalui jalan dengan cara mempelajari dan mengamalkan isi Kitab Suci.

KISAH NABI ADAM

Tuhan Berfirman kepada Adam: "Janganlah kau dekati pohon ini."
Tetapi dengan upaya bujukan iblis dengan menyamar sebagai ular melalui Siti Hawa. istri Adam, akhirnya Siti Hawa dan Adam memakan buah larangan Tuhan itu.
Dan hanya dengan melanggar satu larangan saja, Adam diperintahkan oleh Tuhan untuk turun dari Surga ke bumi.

TAFSIR

Bahwa manusia sekarang hendaknya benar-benar meneliti dan memahami Tindakan Tuhan menghukum Adam, hanya dengan satu kesalahan saja.

Karena segala perbuatan salah yang sifatnya melanggar perintah Tuhan, hukumannya sangat nyata.

Oleh karena itu Pemerintah mana saja di dunia ini harap mewaspadai kalau membuat UU yang sifatnya bertentangan dengan agama Tuhan. Karena bukan tidak mungkin Tuhanpun akan segera menghukum oknum pemerintah itu dan bangsanya sekaligus yang tidak berupaya menasehati pemerintahnya yang bersalah.

TURKI UNTUK CONTOH

Pada masa pemerintahan para Sultan di Turki, ajaran agama Islam dapat dilaksanakan atau diamalkan oleh rakyat atau bangsa Turki yang beragama Islam dengan bebas, dan yang beragama Nasrani juga bebas mengamalkan ajaran agamanya.
Akan tetapi setelah seorang Jenderal didikan Barat yang tidak diajarkan Al-Quran dan Hadis Shahih di akademi militer Barat itu, maka ketika Jenderal itu yang bernama Kemal Pasha atau Kemal Jenderal mengambil alih pemerintahan dari para Sultan dan mengangkat dirinya sendiri sebagai presiden pertama Republik Turki, lantas sok-sokan melarang bangsanya menggunakan bahasa Arab di tempat umum, ajaran agama Islam dihapuskan, poligami 100% dilarang. Dan apa akibatnya? Terjadilah beberapa gempa dahsyat di Turki, beberapa tahun kemudian. Bukankah musibah ini datangnya karena kesalahan manusia dan kemudian Tuhan menghukum? Bukankah ini sama dengan apa yang dilakukan Tuhan kepada iblis ketika menolak satu perintah Tuhan, dan apa yang dilakukan Tuhan kepada Adam ketika melanggar satu saja larangan Tuhan agar tidak mendekati pohon larangan, tetapi bukannya Adam menjauhi, malahan mendekati dan memakan buahnya.

Maka Tuhan berfirman kepada Adam: "Turunlah kamu!"
Kemudian Tuhan juga berfirman yang intinya Siapa yang mengikuti Petunjuk,NYA maka tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak pula mereka akan bersedih hati.

Tuhan juga memerintahkan kepada manusia cara meminta tolong kepada Tuhan yaitu dengan SABAR DAN SHALAT.
Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusuk.

Orang yang khusuk, yaitu orang-orang yang yakin akan menemui Tuhannya.
Bahwa mereka akan kembali kepada Tuhan.


Kalau orang-orang yang zalim mengganti Perintah Tuhan dengan apa-apa yang tidak Diperintahkan kepada mereka, maka dengan sebab itu Tuhan menjelaskan bahwa azab Tuhan akan Diturunkan dari langit, karena mereka telah berbuat fasik.


TAFSIR:

Penulis blog menafsirkan bahwa sejak jaman Belanda di Indonesia orang bebas menjalankan ibadah agama apa saja, tanpa ada larangan termasuk ibadah berpoligami, akan tetapi sejak tahun 1974 Pemerintah RI bersama DPR-RI membuat UU No 1 Tahun 1974 tentang perkawinan nasional, disitu firman Tuhan tentang bolehnya berpoligami dengan syarat adil, dan hadis shahih Bukhari yang membolehkan seorang lelaki muslim mempunyai 4 orang istri sah, aturannya diganti dengan 7 pasal dalam UU itu yang khusus untuk "menghambat" ibadah poligami, maka sesuai dengan Firman Tuhan diatas di Indonesia akhir-akhir ini sering ditimpa bencana besar, yang tentu saja akan berakhir kalau pemerintah dan DPR-RI segera mengembalikan hak beribadah poligami tersebut dengan cara menghapus 7 pasal dalam UU perkawinan dan urusan ibadah poligami dikembalikan kepada umat Islam seperti sebelum adanya UU No 1 tahun 1974 tersebut.

Sebetulnya gampang mengatasi musibah tapi sayangnya banyak orang yang mengaku beragama Islam baik di DPR-RI maupun Presiden RI tidak pernah tamat membaca terjemahan Al-Quran jadi tidak tahu ayat dan contoh diatas. Jalan keluarnya ialah semua institusi pendidikan di Indonesia harus mengajarkan isi semua kitab suci agama yang berlaku secara bertahap sejak SD hingga Universitas.

SELANJUTNYA TUHAN BERFIRMAN TENTANG ORANG ORANG YANG MEMELUK AGAMA ISLAM, MEMELUK AGAMA YAHUDI, MEMELUK AGAMA NASRANI DAN ORANG-ORANG SHABIIN SBB, YANG INTINYA BAHWA:
Siapa saja dari diantara mereka ini yang benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan beramal shaleh, tentu saja sesuai zaman masing-masing, maka mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, dan Tuhan menjamin tidak akan ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak pula mereka bersedih hati.

Tuhan juga meminta agar kita:
1.Memegang teguh isi kitab suci
2.Mengingat selalu yang ada di-dalamnya (dengan membaca minimal 3 lembar setiap hari atau lebih)
3.Agar kita bertakwa.

Sesuai dengan nama surat ini, Tuhan juga mengisahkan kepada nabi Muhammad SAW dan umatNya tentang Perintah penyembelihan sapi betina:
yang:
1. tidak tua dan tidak muda
2. kuning tua warnanya
3. senang orang memandangnya
4. tidak pernah dipakai untuk membajak
5. tidak pernah dipakai untuk mengairi
6. tidak cacat
7. tidak belang
dan hampir saja orang-orang Yahudi tidak mendapatkannya.

RIWAYAT DIBALIK PERINTAH PENYEMBELIHAN SAPI BETINA:
Pada masa itu ada seorang yang kaya raya yang dibunuh oleh keponakannya yang ingin memiliki harta warisannya. Orang-orang penasaran karena tidak tahu siapa pembunuhnya.
Maka Tuhan memberikan Petunjuk sekaligus Perintah melalui nabi Musa agar orang-orang Yahudi itu menyembelih sapi betina yang dengan syarat-syarat diatas. Dan setelah disembelih nanti ekornya agar dipukulkan kepada mayat orang kaya yang terbunuh itu, dan nanti mayat tersebut akan hidup kembali dan memberitahukan kepada orang banyak siapa pembunuhnya dan kemudian akan mati kembali, karena pada waktu itu belum ada polisi modern yang menggunakan sidik jari dll. untuk mengetahui pelaku kejahatan, maka Tuhan Mempergunakan sapi betina.
Dan "sapi betina sulit" itu hanya ada dan dimiliki oleh seorang anak yatim yang sangat berbakti pada ibunya, yang mempunyai warisan seekor anak sapi betina peninggalan almarhum ayahnya yang dipelihara di sebuah pinggiran hutan dan tak pernah dipakai untuk bekerja.
Suatu ketika sianak berniat untuk menjual sapinya dan uangnya akan dipakai sebagai modal usaha. Pada waktu itu Tuhan Mengirim malaikat yang menyamar sebagai manusia yang memberi nasehat pada anak berbakti itu agar tidak menjual sapi itu kecuali dengan harga emas seberat sapinya.
Dan karena hanya ada satu sapi seperti ittu, maka orang-orang Yahudi membelinya dengan uang simayat, hingga harta warisan orang kaya itu banyak yang jatuh pada anak yatim yang berbakti pada ibunya itu.

JANGAN MENGHALANGI ORANG YANG BERIBADAH

Selanjutnya Tuhan mengingatkan pada orang-orang agar jangan sekali-kali menghalangi orang-orang beriman yang akan beribadah, karena kalau perbuatan ini dilakukan, maka orang yang menghalangi ini akan ditimpa kehinaan selama masih hidup di dunia, dan akan mendapatkan siksaan yang berat kelak di akhirat.

Siapakah orang yang bisa menghalangi orang lain ketika akan beribadah?

Biasanya yang bisa menghalangi seseorang untuk beribadah adalah orang-orang yang mempunyai kekuasaan umum, dalam hal ini misalnya ialah DPR-RI dan Presiden, disadari atau tidak disadari sering membuat UU atau peraturan yang menghalangi kegiatan beribadah, contohnya di negara Turki yang melarang menggunakan bahasa Arab atau bahasa Al-Quran di muka umum, dan melarang poligami, padahal pernikahan poligami selama di niatkan karena Allah adalah merupakan salah satu bentuk ibadah

TUHAN MAHA KUASA

Apabila menghendaki sesuatu Tuhan hanya berfirman:"Jadilah!" maka Jadilah apa yang di kehendaki Tuhan itu.

PERINTAH PUASA

Tuhan memerintahkan pada orang beriman agar berpuasa dalam bulan Ramadhan agar mereka bertakwa.

TUHAN DEKAT

Tuhan juga memberitahukan kita bahwa Dia dekat dengan kita, bahkan sangat dekat, maka kita disarankan agar berdoa kepadaNya, dan Tuhan juga telah Berjanji akan Mengabulkan doa hambaNya apabila meminta kepada Tuhan dan menjalankan PerintahNya.

Tuhan juga memerintahkan orang beriman agar mengeluarkan zakat, dan pergi berhaji ke Mekah Al-Mukaromah

HUKUM BERJUANG DI JALAN ALLAH

Tuhan berfirman bahwa orang beriman diwajibkan untuk berjuang membela atau menolong agama Allah. Tuhan juga menjelaskan bahwa manusia itu bisa saja benci akan perjuangan, padahal perjuangan itu amat baik bagi manusia yang beriman. Sebaliknya manusia suka berpangku tangan, padahal bermalas-malasan itu buruk akibatnya bagi manusia.

TENTANG MINUMAN KERAS DAN PERJUDIAN

Keduanya merupakan dosa besar, walaupun ada manfaatnya bagi manusia akan tetapi dosanya jauh lebih besar.

TENTANG MEMILIH CALON ISTRI

Tuhan menegaskan bahwa kalau memilih calon istri hendaknya sama-sama orang yang beriman, karena menurut Tuhan seorang wanita mukmin walau seorang budak akan lebih baik dari pada seorang wanita musrik, meskipun kecantikannya menawan hatimu, Karena seorang wanita musrik mengajak kita ke neraka, sedangkan Tuhan Mengajak kita ke sorga.

BERJUANGLAH DI JALAN ALLAH

Tuhan Memerintahkan orang beriman agar selalu berjuang di jalan Allah

Tuhan juga Memerintahkan agar harta kita juga di pakai untuk membiayai perjuangan di jalan Allah.

AYAT KURSI

Artinya ialah sbb: "Allah, tiada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Hidup dan Mengurus DiriNYa sendiri,. Siapakah yang dapat memberi syafaat kecuali setelah ada izin dari diriNya, Ia Mengetahui apa yang ada di depan dan apa yang ada di belakang mereka. Tiada seorangpun yang meliputi ilmunya, kecuali sekedar yang DikehendakiNYa, Maha Luas daerah PemerintahanNya di langit dan di bumi, tiada ruwet bagiNya untuk Memelihara keduanya, Ia Maha Tinggi dan Maha Agung."

Apabila ingin terhindar dari gangguan saitan, bacalah ayat diatas pagi dan sore, maka Insya Allah saitan tak dapat menganggu anda.

ADA CONTOH MENARIK PENGAMAL AYAT KURSI

Suatu hari di Jawa Tengah ada seorang anggota TNI-AD yang sedang naik bus antar kota menuju ke Jakarta ketempat ia bertugas. Ia memakai pakaian preman tetapi membawa senjata api laras pendek (pistol). Ia duduk paling belakang. Ditengah perjalanan di depannya ada seorang yang selalu melirik sebuat tas di bawah bangku milik seorang wanita. Anggota ini tahu gelagat bahwa orang didepan samping kirinya akan mencuri tas. Tadinya ia berpikir bahwa nanti kalau ia mencuri, ia akan menangkapnya dan menyerahkannya kepada polisi.

Tapi kemudian ia berpikir bahwa kalau ia melakukan itu ia akan turun dari bus menangkap pencuri itu dan membawanya ke kantor polisi dan jadi saksi. Hal itu tentu saja akan mengganggu perjalanannya ke Jakarta. Kemudian ia mengingat ayat kursi, maka ia membacanya lebih kurang 3 kali dan percaya bahwa setan yang sedang menempel pada orang yang akan mencuri itu akan kabur, benar saja orang jahat itu tampak kebingungan, dan tiba-tiba turun. Setelah turun seorang pria disamping anggota TNI ini berkata: "pak, bapak tahu siapa pria yang turun tadi? Dia adalah pencuri pak!" Angota TNI ini lega bahwa ia telah berhasil menggagalkan kejahatan hanya dengan berdoa dan membaca ayat Kursi. Ia telah membuktikan benarnya hadis nabi Muhammad SAW.

700 KALI LIPAT

Apabila anda membelanjakan harta di jalan Allah, anda bisa mendapatkan balasan hingga 700 kali lipat.

RIBA

Tuhan Memusnahkan riba, dan Menyuburkan sedekah

ALLAH juga tidak akan membebani seseorang kecuali sekedar kesanggupannya masing-masing untuk mengatasinya.

Dalam ayat 159 Tuhan Berfirman yang artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah kami Turunkan berupa keterangan-keterangan yang jelas dan petunjuk, setelah Kami Menerangkannya kepada manusia di dalam Kitab suci, mereka itu Dilaknat Allah dan dilaknat semua yang bisa melaknat"

Kalau pada masa sekarang, ayat di atas bisa diterapkan pada orang-orang yang bersikeras mengganti Firman Allah dalam surat An-nisa dan dalam hadis sahih Bukhari dimana Tuhan memperbolehkan seorang muslim berpoligami dengan syarat adil, oleh pembuat UU diubah dan di tambahi dengan syarat-syarat yang menghambat poligami, ini juga berarti menyembunyikan Firman Tuhan dan hadis nabi, karena kini yang berlaku di Indonesia bukan Firman Tuhan tapi pasal-pasal buatan manusia, ada 7 jumlahnya dalam UU No 1 Tahun 1974 yang menurut banyak pihak bertentangan dengn UUDRI Tahun 1945.
Pada masa sekarang banyak organisasi wanita yang membenci poligami dan berusaha agar ibadah poligami tidak dilaksanakan di Indonesia. Ini terjadi karena para wanita itu tidak mempelajari dengan baik isi kitab suci Al-Quran dan Hadis Shahih Bukhari Muslim, mereka tidak tahu bahwa upaya ini Dibenci Tuhan, dan Tuhan bisa melaknat dan Menghukum siapa saja yang menghalangi segala bentuk ibadah, termasuk ibadah pernikahan poligami.

Dalam surat ini Tuhan menganjurkan agar para ibu menyusui anak bayi mereka selama 2 tahun.

Tuhan mewajibkan orang tua membiayai anak-anak mereka sesuai kesanggupan mereka, seorang ayah atau seorang ibu tidak boleh menderita karena memaksakan diri di luar kesanggupan mereka, hanya karena mengikuti desakan anak-anak mereka atau pihak lain.

Dalam surat ini Tuhan juga menerangkan bahwa setan menakut-nakuti orang dengan kemiskinan agar mereka menjadi pelit, sedangkan Tuhan menjanjikan orang dengan KaruniaNYA, jadi jangan bersikap pelit.



selanjutnya klik:

http://inti-surat-alimran.blogspot.com/


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar